14 Tips Terbaik Mempersiapkan Diri Menghadapi Ujian Soal Pilihan Ganda

By | 4 Agustus 2019

Banyak yang berpendapat bahwa ujian dengan soal pilihan ganda itu lebih mudah dikerjakan dibandingkan dengan tes subjektif berbentuk esai. Ok, bisa jadi pernyataan seperti ini benar. Meski pada faktanya, ujian soal pilihan ganda juga bisa sangat menantang. Tanpa persiapan yang matang, soal pilihan ganda juga bisa membuat kita kepikiran, bahkan lama setelah tes itu selesai kita kerjakan.

Kalau dari pengalaman saya sendiri, soal pilihan ganda itu yang sulit bukan soalnya, melainkan tingkat disparitas opsi jawabannya. Semakin mirip pilihan jawabannya, semakin sulit pula kita menentukan jawaban yang paling tepat untuk soal tersebut.

Terlebih untuk ujian ilmu-ilmu sosial, itu berat sekali. Ketika soal sudah berkait dengan opini dan tata nilai, dimana sangat dimungkinkan opsi jawaban pengecoh dan pilihan yang benar saling bersinggungan sedemikian rupa sampai sulit sekali dibedakan.

Kalau untuk mata pelajaran yang seperti ini (misalnya PPKn dan Pendidikan Agama), saya akan lebih menyandarkan jawaban pada cara pandang, kebiasaan, dan nilai-nilai yang menurut saya dianut guru pengajar.

baca juga: 4 Tips Mudah Menghadapi Tes Esai Supaya Nilaimu Maksimal

Tips dan strategi belajar mengerjakan soal pilihan ganda

 

Persiapkan diri dengan baik

Tentu saja! Ini jelas banget. Tanpa persiapan, yang bakalan muncul ya rasa khawatir atau malah ketakutan berlebihan sampai sakit perut dan pusing yang sebenarnya hanya bersifat psikosomatis belaka.

Persiapan menghadapi ujian tes pilihan ganda ini seharusnya dimulai sejak pertemuan pertama mata pelajaran tersebut. Ulas kembali semua bahan, sesuaikan dengan kisi-kisi soal pilihan ganda yang biasanya disampaikan guru beberapa minggu sebelum tanggal ujian, juga review catatan dan kertas ulangan sebelumnya.

Jika itu anda rasa masih kurang, tambahi dengan les, beli buku yang berkaitan, juga cari, baca, dan coba sendiri materi dan tes secara online melalui internet.

Semakin baik persiapan anda, akan semakin yakin juga anda mengerjakan tes-nya, yang pada gilirannya, nilai bagus bisa didapat dengan relatif mudah.

Pahami petunjuk mengerjakan soal

Meskipun pada umumnya petunjuk mengerjakan soal pilihan ganda itu mirip-mirip – berkutat pada memilih pilihan yang paling benar, tetapi tetap tidak menutup kemungkinan ada yang khusus pada bagian-bagian tertentu.

Seperti misalnya pada tes soal pilihan ganda Ujian Nasional Bahasa Inggris yang terbagi menjadi bagian Listening dan Reading Comprehension.

Untuk bagian listening masih dipecah lagi menjadi Pictures, Questions – Response, Short Conversations, dan Monologue.

Untuk bagian reading comprehension, dipecah menjadi pemahaman teks, penggunaan bahasa Inggris di dalam percakapan, dan terakhir biasanya ada cloze test.

hNah, masing-masing bagian tadi memiliki perintah atau petunjuk soal yang berbeda-beda. Upayakan untuk memahami petunjuk tadi dengan baik.

Mengkonsumsi makanan untuk otak

Banyak orang yang merasa mual sebelum mulai mengerjakan tes. Itu cukup wajar, dan semoga hanya mual psikosomatis, bukan mual beneran karena masuk angin atau perutmu memang bermasalah.

Juga ada banyak pelajar yang enggan memakan apapun sebelum ujian karena merasa tidak tenang dan khawatir rasa kenyang setelah makan membuat mereka mengantuk dan kesulitan berkonsentrasi.

Untuk menghindari masalah dengan perut sebelum ujian, sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan yang bagus untuk otak kita. Salah satu yang paling dianjurkan adalah omelette (telur ditambah keju). Jangan omelette yang diisi mie instan loh ya….

Selain itu, anda juga bisa mencoba minum segelas green tea hangat.

Selama anda tidak memasukkan terlalu banyak makanan dengan kandungan karbohidrat yang tinggi, rasa kantuk tidak akan menyerang kog.

Kenakan baju atau seragam yang nyaman dan rapi

Ada penelitian yang hasilnya menyatakan bahwa pakaian sangat berpengaruh pada kemampuan akademis dan skill seseorang.

Meski mungkin hanya bersifat sugestif, tapi memang susah dipungkiri bahwa tingkat percaya diri kita dalam mengerjakan soal ujian apapun itu, akan meningkat ketika kita berpenampilan rapi.

Pastikan baju anda bersih dan sudah disetrika, kalau perlu tambahkan pewangi.

Anda tentu tidak ingin membagi konsentrasi antara fokus mengerjakan soal ujian atau memilih tampang muka yang bagaimana mengetahui reaksi teman-teman di dekat bangku anda yang menyadari bau apek dari baju anda.

Ini juga berlaku untuk kebersihan diri dan bau badan anda.

Soal ujian yang sulit bisa memicu ketiak anda mengeluarkan keringat lebih banyak – dan bisa lebih bau dari biasanya.

Berpura-pura tidak tahu kalau ketiak anda bau banget itu melelahkan. Juga memalukan.

Olah raga ringan

Jika sebelum ujian anda tidak menyediakan waktu untuk berolah raga secara rutin, cobalah untuk melonggarkan setidaknya 30 menit per hari untuk berolah raga ringan, mulai dua minggu sebelum ujian sampai tanggal terakhir hari ujian.

Syukur-syukur kalau anda bisa meneruskan berolah raga seterusnya.

Olah raga akan membuat peredaran darah dalam tubuh mengalir lebih baik. Dalam hal ini, otak anda akan menerima manfaat penuh. Sirkulasi darah yang bagus ke otak, akan sangat berpengaruh pada kemampuan otak untuk mengingat, memahami informasi, mengolah data, dan merumuskan ulang semua pengetahuan yang berkaitan dengan suatu hal.

Olah raga apa yang bagus untuk kecerdasan otak?

Semua jenis olah raga punya efek yang bagus. Dengan catatan anda tidak melakukannya sampai merasa lelah banget.

Cukup jogging di lingkungan anda. Tidak perlu olah raga yang berat. Senam ringan di dalam ruangan juga sangat bagus – seperti Yoga misalnya.

Latihan Yoga

Ini serius loh…. Yoga bisa membantu tubuh mengurangi stress. Tingkat stress yang terlalu tinggi bisa berpengaruh buruk pada kemampuan anda mengerjakan soal ujian. Pilihan yang sebenarnya jelas dan mudah bisa terlihat sulit dan membingungkan karena stress.

Jadi cobalah regangkan anggota badanmu, lakukan beberapa gerakan dasar Yoga untuk memulai hari ujian anda.

Pilih tempat terbaik di kelas

Ini bukan tentang tempat paling aman untuk mendapatkan contekan dari teman loh ya….

Percaya deh, kalau persiapan kamu matang, 100% kamu akan menjadi skeptis dengan jawaban orang lain.

Tempat terbaik di ruangan ujian itu minimalnya harus menghindarkan anda dari segala macam pengalih perhatian.

Sebisa mungkin agak jauh dari pintu, aliran langsung udara dari AC, peserta lain yang sedang pileg atau batuk, dan juga peserta ujian lain yang anda tahu cuman bisa mencotek tanpa mau memberi imbal balik.

Kalau diperbolehkan, bawalah botol air minum anda sendiri, untuk jaga-jaga jika anda merasa haus. Seteguk air putih kadang bisa mengembalikan konsentrasi anda.

“Butuh A**a?”

Tentu saja ini hanya bisa anda lakukan ketika pengawas ujian membolehkan peserta untuk memilih sendiri tempat duduk mereka. Jika tidak, ya…, mau tidak mau, anda harus menerima dan berimprovisasi dengan keadaan. Hehe….

Mulailah dari soal yang mudah

Mulailah mengerjakan soal pilihan ganda yang mudah terlebih dahulu.

Jangan ragu melawati soal yang memerlukan pertimbangan lebih, atau anda tahu bahwa di otak anda tidak ada sama sekali informasi tentang soal itu. Lewati saja.

Setelah sampai di soal terakhir, kembali periksa dari nomor awal, dan kerjakan soal-soal yang lebih sulit yang sebelumnya anda lewati itu.

Kerjakan soal-soal bacaan yang panjang dan atau soal yang perlu perhitungan rumit belakangan saja.

Dengan mengerjakan soal yang mudah terlebih dahulu, ada tiga keuntungan yang anda dapatkan, yaitu:

1. rasa percaya diri anda bertambah, sehingga akan lebih nyaman menjawab soal yang sulit.

2. anda tidak menghabiskan waktu di soal yang kemungkinannya kecil bisa anda jawab dengan benar.

3. kalau sampai ada soal yang tidak terjawab karena anda kehabisan waktu, penyesalannya tidak akan terlalu nyesek. Toh, kalaupun waktunya cukup anda juga tidak yakin bisa menjawab. Kan?

Parafrase kalimat soal

Ini tips ketika menghadapi soal yang kalimatnya sulit dimengerti mbulet tidak jelas mana ujung pangkalnya.

Coba susun ulang kalimatnya sampai menjadi urutan ide yang masuk akal. Dengan begitu, anda akan lebih mungkin memahami maksud soalnya dan menemukan jawaban yang paling benar.

Tutup opsi pilihan ganda yang ada

Cara ini cukup efektif untuk menemukan pilihan terbaik dengan cepat.

Caranya, baca soal sembari menutupi opsi pilihannya, bisa dengan kartu ujian atau kertas lain. Jawab pertanyaan soal pilihan ganda ini dengan menebak, lalu cocokkan tebakan anda dengan opsi pilihan yang paling mirip.

Tentu saja tidak semua pertanyaan bisa dijawab cepat dengan cara ini. Ketika pertanyaan menuntut anda untuk membuat perhitungan dengan mempertimbangkan banyak variabel, ya jadi susah dan malah lama.

Cara ini baru cocok kalau pertanyaanya lebih condong ke hafalan yang cenderung memiliki jawaban pasti berupa konstanta yang tidak akan berubah.

Gunakan teknik PoE

PoE adalah singkatan dari process of elimination. Caranya adalah dengan menandai pilihan jawaban yang anda tahu pasti itu salah.

Biasanya pilihan yang salah alias pengecoh itu bernada ekstrim (selalu, tidak pernah), generalisasi, homofone (kata yang pengucapannya sama/mirip, tapi tulisan dan maknanya berbeda), atau pilihan lain yang terlihat tidak masuk akal.

hNah, setelah menemukan yang pasti tidak bisa dipilih, maka pilihan jawaban anda akan semakin sempit dan mengerucut. Opsi terbaik bisa anda dapatkan dengan lebih mudah.

Yakinlah, cuman ada satu jawaban yang benar

Jika soal pilihan anda bagus, maka bisa dipastikan setiap soal hanya memiliki satu jawaban yang benar.

Artinya, jika ada dua opsi yang mirip sekali atau bahkan bermakna sama, maka kedua opsi tadi tidak mungkin benar.

Percayalah pada instingmu

Insting itu biasanya – atau lebih sering benar. Jadi, usahakan untuk tidak sampai mengganti jawaban pada saat memeriksa ulang jawaban sebelum mengumpulkannya. Cukup cari nomor-nomor soal yang belum anda beri jawaban saja.

Bagi saya, insting tidak muncul begitu saja sama seperti wahyu. Insting – rasa sreg tidak sreg, pas atau tidak pas, nyaman tidak nyaman dengan suatu pilihan jawaban itu bisa muncul karena ada pengetahuan – pengendapan – pengalaman terdahulu yang pernah kita miliki.

Hanya saja, ketika kita menjawab soal, kita tidak ingat aturan pastinya. Sehingga dengan sadar kita membawa-bawa ‘perasaan’ untuk membantu menentukan pilihan.

Jika yang lebih sering terjadi sebaliknya – anda lebih sering dibohongi insting ketika menjawab soal, maka kemungkinan penyebabnya adalah anda kurang tahu, kurang mengendapkan, dan kurang mengalami materi yang ditanyakan dalam soal-soal ujian. ndak papa…. Belajar lagi saja.

Periksa ulang semua jawaban dan identitas diri pada lembar jawab

Ini bukan kejadian sekali dua kali dalam setiap masa ujian. Anda sudah selesai mengerjakan soal ujian, tetapi ternyata belum memasukkan jawabannya ke dalam lembar jawab dengan benar.

Cukup banyak siswa yang memberi jawaban pada opsi E, padahal di soal pilihannya hanya ada sampai D. Semisal pada mata pelajaran bahasa Inggris dan Matematika.

Ada banyak siswa yang punya kebiasaan memberi tanda langsung di lembar soal atau lembar kerta lain, dan baru mengisikannya ke lembar jawab ketika sudah selesai.

Ok, ini bagus – karena mereka akan memiliki arsip dari jawaban.

Masalah baru muncul, ketika ternyata mereka mengisikan jawaban meleset satu nomor di atas atau dibawah nomor soal yang seharunya.

Kalau sampai akhir tidak nyadar, maka bisa dipastikan nilainya hancur.

Kalau masih bisa diperbaiki, maka menghapus dan menggeser jawaban di kertas lembar jawab itu menjadi keniscayaan yang harus diterima.

Jadi baiknya, periksa ketepatan nomor jawaban setiap sepuluh nomor.

Demikian juga dengan identitas diri pada lembar jawaban. Pastikan semua data diri anda benar dan tidak ada yang terlewat. Usaha, doa, dan harapan anda bisa menjadi kesia-siaan maha besar jika jawaban benar anda ternyata tidak mewakili siapapun.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.